Pasangan Rusia ini Ditangkap Karena Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State – Bangunan tersebut diketahui setinggi 1.400 kaki (426 meter) di atas Manhattan.
Aksi ini terjadi sekitar tengah hari pada Rabu (1/7/2026).
Hal ini menarik perhatian warga New York yang terkejut di bawah, sementara drone polisi dan helikopter memantau pasangan tersebut dari udara.
Video dan foto yang diunggah daring memperlihatkan pasangan tersebut berpakaian hitam dan bertengger di antena Gedung Empire State di atas Midtown.
Sang wanita tampak mengenakan topeng yang tampak seperti topeng kucing hitam, mengutip SindoNews.
Pasangat tersebut diidentifikasi sebagai Angela Nikolau (33 tahun) dan juga Ivan ‘Vanya’ Beerkus (32 tahun).
Mereka membentangkan spanduk dengan kutipan yang dikaitkan dengan gitaris rock Jimi Hendrix: “Ketika kekuatan cinta mengalahkan cinta akan kekuasaan, dunia akan mengenal perdamaian.”
Melansir RT, tampak mereka juga turun ke platform yang lebih rendah, tempat dimana Beerkus tampak berlutut dan juga melamar.
Baca juga : Film Lego Terbaru Garapan Sutradara Toy Story akan Dibintangi oleh Keanu Reeves
Setelah menghabiskan sekitar setengah jam di puncak menara, pasangan tersebut turun ke platfrom yang lebih rendah, tempat dimana petugas Deparyemen Kepolisian New York menunggu untuk menangkap mereka.
Menurut beberapa media AS, mereka menghadapi tuduhan termasuk perampokan, pelanggaran masuk tanpa izin, dan juga membahayakan keselamatan secara sembrono.
Nikolau dan Beerkus sendiri cukup di dunia rooftopping, dimana para pencari sensasi memanjat gedung pencakar langit, derek, dan struktur lainnya, sering kali tanpa peralatan keselamatan.
Pasangan ini juga ditampilkan dalam film dokumenter Netflix tahun 2024 ‘Skywalkers: A Love Story’, yang mengikuti aksi ketinggian mereka di berbagai negara.
Halaman media sosial mereka juga menunjukkan pendakian serupa dari atap dan juga jembatan yang ada di seluruh dunia.
Manajemen Empire State Building mengatakan bahwa insiden tersebut telah diselesaikan dengan aman bersama dengan NYPD dan tidak ada ancaman terhadap keselamatan publik.
Gedung tersebut menggunakan insiden ini sebagai kesempatan untuk mempromosikan paket lamaran pernikahan yang sah untuk pasangan di dek observasinya.
