Warga Pelan-Pelan Rasakan Dampak dari Pergerakan Bulan yang Menjauhi Bumi – Jarak antara Bumi dan Bulan ternyata tidaklah besdifat statis.
Satelit alami Bumi dilaporkan terus melakukan pergerakan menjauh secara perlahan.
Hal ini merupakan sebuah fenomena yang diprediksi akan membawa dampak signifikan bagi kehidupan di masa yang akan datang.
Melansir pada data dari Lunar Laser Ranging Experiment, para ilmuwan dikatakan telah berhasil memetakan perubahan jarak ini.
Proyek yang pada mulanya merupakan misi Apollo pada tahun 1960-an tersebut telah menempatkan reflektor di permukaan Bulan yang gunanya untuk mengukur jarak presisi dengan Bumi.
Metode perhitungannya dilakukan dengan cara menembakkan sinar laser dan juga menguukur waktu tempuh pantulannya kembali ke Bumi.
Hasilnya cukup mengejutkan, yaitu dimana Bulan terus “angkat kaki” dari orbitnya saat ini dengan kecepatan sekitar 1,8 centimeter (cm) per tahun.
Baca juga : Netflix Siapkan Proyek Baru dan ‘Spin-off” untuk Serial Money Heist
Berdasarkan laporan IFL Science, salah satu efek visual yang paling nyata di masa depan adalah tentang hilangnya fenomena Gerhana Matahari Total.
Hal ini akan terjadi dikarenakan ukuran Bulan yang terlihat dari Bumi akan terus mengecil seiring bertambahnya jarak.
Fenomena Gerhana Matahari Total saat ini terjadi karena ukuran Bulan nampak yang hampir sama dengan Matahari jika dilihat dari permukaan Bumi.
Padahal, jika secara aktual, diameter Matahari mencapai 400 kali lebih besar dengan jarak yang juga 400 kali lebih jauh dibandingkan dengan Bulan.
Mengutip CNBC ID, kondisi ini sangatlah kontras dengan situasi 4 miliar tahun yang lalu.
Saat itu, Bulan belumlah menempati orbitnya yang sekarang, ukurannya nampak tiga kali jauh lebih besar dibandingkan dengan yang kita saksikan hari ini.
Ilmuwan Nasa, Richard Vondrak, mengatakan “Seiring berjalannya waktu, jumlah dan frekuensi Gerhana Matahari Total akan terus berkurang. Sekitar 600 juta tahun lagi, penduduk Bumi kemungkinan besar akan menyaksikan keindahan Gerhana Matahari Total untuk terakhir kalinya,”
Selain hilangnya fenomena langit ini, dengan menjauhnya Bulan jugalah berdampak pada rotasi Bumi.
Interaksi gravitasi yang melemah diakibatkan oleh jarak yang kian jauh menjadi penyebab rotasi Bumi yang melambat secara perlahan.
Hal ini secara teknis akan menambahkan durasi waktu dalam satu hari di masa depan yang sangatlah panjang.
