HomeAlamBangunan Runtuh dan Hancur Diakibatkan Gempa M 7,7 yang Guncang Panama

Bangunan Runtuh dan Hancur Diakibatkan Gempa M 7,7 yang Guncang Panama

Bangunan Runtuh dan Hancur Diakibatkan Gempa M 7,7 yang Guncang Panama – Gempa bumi mengguncang Panama pada Jumat (9/10).

Bencana tersebut mengakibatkan bangunan runtuh dan jalanan retak di wilayah tengah negara tersebut.

Setidaknya ada 27 orang yang mengalami luka-luka, namun sejauh ini tidak ada laporan kematian yang di akibatkan oleh gempa kuat tersebut.

Survei Geologi Amerika Serikat (AS) atau USGS mencatat gempa bumi terjadi sekitar pukul 12.56 waktu setempat.

Baca juga : Lelah Merawat Ibu dengan Demensia, Perempuan 71 Tahun di Jepang Membunuh Ibunya

Pusat gempa berada di lokasi yang berjarak 10 kilometer dari kota kecil Pitaloza Arriba, wilayah tengah Provinsi Herrera.

Peringatan tsunami yang sempat dirilis untuk wilayah Pasifik Timur juga telah dicabut.

Menurut laporan Sistem Perlindungan Sipil Nasional, guncangan gempa yang dangkal tersebut dirasakan di seluruh wilayah Panama.

Panama sendiri berada di kawasan Amerika Tengah dan berpenduduk sekitar 4,5 juta jiwa.

Presiden Panama, Jose Raul Mulino, mengatakan dalam sebuah pernyataan “Kita sedang menghadapi bencana besar,”

Melansir DetikNews, Mulino menyebutkan bahwa sejumlah ruas jalan mengalami “kolaps total”

Di Panama City, ibu kota negara tersebut, yang berjarak sekitar 200 kilometer dari pusat gempa, sempat terjadi kepanikan dengan orang-orang berlarian keluar dari gedung-gedung bertingkat.

Ada juga lebih dari 80 gempa susulan, dengan salah satu berkekuatan Magnitudo 6, tercatat oleh institut geosains setempat.

Maulino juga menyerukan agar masyarakat tetap tenang.

“Apa yang terjadi tidak seharusnya menjadi alasan untuk menimbulkan kepanikan dan kekacauan,” ucapnya.

Dikatakan bahwa sang Presiden telah mengunjungi area Penonome untuk mengoordinasikan respons penanggulangan bencana.

Menteri Kesehatanan Fernando Boyd, secara terpisah mengatakan bahwa area paling terdampak gempa adalah Provinsi Herrera dan Cocle, juga Los Santos, Dia menyebut kota Tonosi di Los Santos terisolasi sepenuhnya.

Ia mengatakan bahwa “Kami sedang mencari cara untuk menjangkaunya melalui jalur udara, karena akses darat tidak memungkinkan,”

Bandara Internasional di Panama City yang menjadi pusat penerbangan utama di kawasan tersebut juga sempat ditutup sementara.

Sejumlah penerbangan juga dialihkan ke bandara lain sebagai langkah pencegahan.

Sementara otoritas terusana Panama memberikan pernyataan bahwa pelayaran melalui kanal yang menghubungkan Samudra Pasifik dan Atlantik itu tidak terdampak dan beroperasi “seperti biasa”.

Kementerian Pendidikan juga telah mengumumkan bahwa kegiatan belajar-mengajar di sekolah-sekolah akan diliburkan menyusul gempa.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan via media sosial X bahwa dirinya “memantau secara saksama” situasi yang sedang terjadi di Panama.

Rubio mengatakan bahwa kementeriannya “secara cepat memobilisasi sumber daya dan personel untuk memberikan bantuan” atas permintaan pemerintah Panama.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments