Klaim Berhasil buat Robot Sendiri, Universitas di India malah Banjir Hujatan – Univesitas yang mendapat kecaman tersebut adalah Universitas Galgotias.
Universitas Galgotias mendapatkan kecaman dan diminta untuk meninggalkan booth mereka di gelaran AI Summit India.
Kejadian ini bermula saat mereka tertangkap basah mengklaim robot anjing buatan China yang mereka pamerkan sebagai buatan mereka sendiri.
Neha Singh, seorang profesor komunikasi mengatakan kepada sebuah stasiun televisi milik negara DD News “Anda perlu bertemu dengan Orion. Ini dikembangkan oleh Centre of Excellence di Universitas Galgotias,”.
Baca juga : Ini Dia Fakta Kontroversi Hiatus Manon KATSEYE yang Menggegerkan Penggemar
Melansir Reuters, pernyataan tersebut dikeluarkan pada pekan ini yang kemudian menjadi viral.
Namun, pengguna sosial media tentu saja dengan cepat mengidentifikasi robot tersebut sebagai Unitree Go2.
Unitree Go2 sendiri dijual oleh Unitree Robotics China dengan harga sekitar US$2.800 dan banyak digunakan dalam penelitian dan pendirikan di seluruh dunia.
Insiden ini tentu saja menuai kritik tajam dan ambisi kecerdasan buatan (AI) India disoroti dengan cara yang tidak baik.
Kejadian memalukan ini semakin diperparah setelah Menteri Teknologi Informasi Ashwini Vaishnaw yang membagikan klip video tersebut di akun media sosial resminya.

Pada akhirnya postingan tersebut di hapus setelah menuai reaksi yang negatif.
Saar ini Galgotias maupun SIngh telah memberikan pernyataan bahwa robot tersebut bukanlah hasil karya dari universitas dan juga universitas tidak pernah mengklaim sebaliknya.
Pada Rabu (18/2) pagi, booth tersebut masih tetap terbuka untuk para pengunjung, dengan pejabat universitas yang menjawab pertanyaan media terkait tuduhan plagiarisme dan penyajian informasi yang menyesatkan.
Menurut seorang perwakilan booth, Galgotias belum menerima pemberitahuan apapun terkait dengan dikeluarkannya mereka dari acara tersebut.
Berdasarkan laporan CNN ID, India AI Impact Summit di Bharat Mandapam, New Delhi, berlangsung hingga hari Sabtu (21/2).
Acara satu ini dijuluki sebagai pertemuan AiI besar pertama yang diselenggarakan di negara-negara Global Selatan.
