HomeKesehatanDi Balik Lucunya Mainan Squishy, Ada Risiko Tersembunyi yang Perlu Diwaspadai Orang...

Di Balik Lucunya Mainan Squishy, Ada Risiko Tersembunyi yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

Di Balik Lucunya Mainan Squishy, Ada Risiko Tersembunyi yang Perlu Diwaspadai Orang Tua – Bentuknya lucu, warnanya menarik, dan teksturnya lembut saat diremas. Tidak heran jika mainan squishy menjadi salah satu benda yang disukai anak-anak. Ada yang berbentuk hewan, makanan, buah-buahan, hingga karakter kartun yang menggemaskan.

Bagi anak, mainan ini bisa menjadi hiburan sederhana yang menyenangkan. Namun, di balik tampilannya yang menarik, orang tua tetap perlu memperhatikan keamanan produk yang dibeli.

Tidak semua squishy berbahaya. Akan tetapi, sejumlah produk yang kualitasnya buruk, tidak memiliki informasi keamanan yang jelas, atau mudah rusak dapat menimbulkan risiko bagi anak. Karena itu, penting bagi orang tua untuk tidak hanya melihat bentuk dan harganya, tetapi juga memastikan mainan tersebut layak digunakan.

Isi: Mengenali Risiko di Balik Mainan Squishy

1. Risiko Tersedak Jika Mainan Rusak

Salah satu bahaya yang perlu diperhatikan adalah risiko tersedak. Beberapa jenis squishy memiliki isi berupa gel, butiran kecil, atau bahan lain yang dapat keluar ketika lapisan luarnya robek.

Jika anak memasukkan potongan mainan atau isiannya ke dalam mulut, bahan tersebut berpotensi menyumbat saluran pernapasan. Risiko ini lebih besar pada bayi dan balita yang masih sering memasukkan benda ke mulut.

Pada September 2026, otoritas keselamatan produk Inggris menerbitkan peringatan mengenai sebuah mainan squishy berbentuk pangsit yang mudah pecah dan melepaskan butiran penyerap air. Produk tersebut dinilai menimbulkan risiko tersedak. Temuan ini menunjukkan pentingnya memeriksa kondisi serta kualitas mainan sebelum diberikan kepada anak.

2. Kemungkinan Paparan Bahan Kimia pada Produk Tertentu

Selain risiko fisik, keamanan bahan juga perlu diperhatikan. Squishy dapat dibuat dari berbagai jenis bahan, seperti busa, karet, atau silikon, sementara isiannya bisa berbeda-beda sesuai produk.

Pada produk tertentu yang tidak memenuhi standar keselamatan, terdapat kekhawatiran mengenai kandungan zat kimia berbahaya. Otoritas keselamatan konsumen Amerika Serikat, misalnya, memperingatkan bahwa sebagian squishy palsu atau tidak memenuhi persyaratan dapat mengandung kadar timbal, ftalat tertentu, atau bahan berbahaya lainnya yang tidak sesuai ketentuan.

Orang tua sebaiknya lebih berhati-hati jika mainan memiliki bau kimia yang sangat menyengat, permukaan terasa berminyak atau lengket secara tidak wajar, maupun kemasan yang tidak mencantumkan identitas produsen dan informasi keamanan.

Meski begitu, bau atau tekstur saja tidak cukup untuk memastikan kandungan kimia suatu produk. Keamanan bahan perlu dinilai melalui informasi produk dan pengujian yang sesuai.

3. Bahaya Jika Dipanaskan atau Diubah Bentuknya

Sebagian konten di media sosial memperlihatkan mainan yang dipanaskan, dipotong, atau ditusuk untuk menghasilkan efek tertentu. Aksi seperti ini sebaiknya tidak ditiru.

Mainan squishy yang terkena panas berlebihan dapat meleleh, pecah, atau mengeluarkan isiannya. Jika bahan panas mengenai kulit, anak dapat mengalami luka bakar. Memotong atau menusuk mainan juga bisa merusak lapisannya dan membuat bahan di dalamnya keluar.

Otoritas keselamatan konsumen Amerika Serikat telah mengingatkan masyarakat agar tidak memanaskan squishy menggunakan microwave atau sumber panas lain. Mainan ini sebaiknya digunakan sesuai petunjuk produsen, bukan dimodifikasi demi mengikuti tren.

4. Tidak Semua Squishy Cocok untuk Setiap Usia

Mainan yang aman untuk anak yang lebih besar belum tentu sesuai untuk balita. Anak yang masih kecil cenderung mengeksplorasi benda dengan menggigit atau memasukkannya ke mulut.

Karena itu, label usia pada kemasan perlu diperhatikan. Orang tua juga sebaiknya mendampingi anak ketika bermain, terutama jika mainan memiliki bagian kecil atau lapisan yang berpotensi robek.

Jika squishy mulai retak, bocor, berubah bentuk, atau mengeluarkan isiannya, segera hentikan penggunaannya. Jangan membiarkan anak tetap bermain dengan mainan yang sudah rusak hanya karena ia telanjur menyukainya.

Di Balik Lucunya Mainan Squishy, Ada Risiko Tersembunyi yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

Cara Memilih Squishy yang Lebih Aman

Agar anak tetap bisa bermain dengan nyaman, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan orang tua:

  • Pilih produk dengan informasi yang jelas. Periksa nama produsen atau importir, label usia, petunjuk penggunaan, dan keterangan keselamatan.
  • Perhatikan standar keamanan. Untuk produk yang dijual di Indonesia, periksa kesesuaian dengan ketentuan SNI yang berlaku dan pastikan klaim pada kemasan dapat dipercaya.
  • Hindari mainan yang mudah rusak. Periksa apakah terdapat jahitan atau sambungan yang lemah, kebocoran, maupun bagian kecil yang mudah terlepas.
  • Jangan tergiur harga murah semata. Utamakan penjual tepercaya yang memberikan informasi produk secara jelas dan menyediakan layanan pengaduan.
  • Awasi anak saat bermain. Ingatkan anak agar tidak menggigit, menjilat, atau memasukkan squishy ke mulut.
  • Ajarkan kebiasaan mencuci tangan. Biasakan anak mencuci tangan setelah bermain, terutama sebelum makan.

Jika anak menggigit mainan hingga pecah, menelan isiannya, atau mengalami iritasi setelah bersentuhan dengan bahan di dalamnya, segera jauhkan mainan tersebut. Mintalah saran tenaga kesehatan dan bawa kemasan atau informasi produk jika tersedia. Apabila anak mengalami kesulitan bernapas, segera cari pertolongan darurat.

Mainan squishy memang dapat menjadi hiburan yang menyenangkan bagi anak. Namun, keamanan seharusnya tetap menjadi pertimbangan utama sebelum orang tua membelinya.

Risiko tidak berlaku sama pada semua produk. Karena itu, orang tua tidak perlu langsung melarang seluruh mainan squishy, tetapi perlu lebih teliti dalam memilih, memeriksa kondisi mainan, dan mendampingi anak saat bermain.

Pada akhirnya, mainan terbaik bukan sekadar yang paling lucu atau sedang populer, melainkan yang sesuai dengan usia anak, memenuhi persyaratan keselamatan, dan digunakan dengan cara yang benar. Sedikit lebih cermat saat membeli dapat membantu menciptakan waktu bermain yang lebih aman dan menyenangkan bagi si kecil.

Baca Juga : https://www.ceritaseru.co.id/mengajarkan-anak-mengelola-emosi-sejak-dini-mengapa-hal-ini-penting/

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments