Ini Dia Gejala Depresi Pada Anak yang Perlu Diwaspadai Orang Tua – Kondisi ini ditemukan pada program Cek Kesehatan Gratis (CKG) periode 2025-2026.
Dari sekitar 7 juta anak yang telah menjalani skrining, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendeteksi gejala kecemasan dan depresi dalam jumlah yang signifikan.
Faktanya depresi tidak hanya dialami oleh orang dewasa, namun juga bisa terjadi pada anak-anak.
Sayangnya, kondisi ini sering kali sulit untuk dikenali.
Baca juga : RAM Diprediksi Akan Mengalami Krisis Sampai 2030
Melansir SindoNews, hal ini karena si anak belum mampu mengekspresikan perasaan yang dirasakannya dengan jelas.
Jika tidak ditangani dengan tepat, depresi pada anak bisa memengaruhi emosional, sosial, hingga prestasi akademik mereka.
Oleh karena itu, penting bagi para orang tua untuk bisa mengenali tanda-tanda depresi pada anak sejak dini.
Berikut adalah Beberapa Gejala Depresi pada Anak yang perlu Diwaspadai :
1. Kehilangan Minat pada Aktivitas Favorit
Anak yang mengalami depresi, umumkan akan kehilangan minat pada hal-hal yang sebelumnya mereka sukai.
Hal ini seperti bermain dengan teman, menggambar, ataupun melakukan hobi tertentu.
Anak mungkin akan terlihat sering murung, mudah nangis, ataupun tampak tidak bersemangat menjalani aktivitas sehari-hari.
2. Sulit Berkonsentrasi dan Penurunan Prestasi
Anak yang mengalami depresi sering kali mengalami kesulitan fokus pada saat belajar ataupun mengerjakan tugas sekolah.
Akibatnya, prestasi akademik mereka dapat menurun dan anak terlihat kurang termotivasi di sekolah.
3. Perubahan Nafsu Makan
Depresi pada anak juga dapat memengaruhi pola makan.
Beberapa anak mungkin akan kehilangan nafsu makan, sementara disisi lain justru juga ada anak yang makan lebih banyak dari biasanya.
Perubahan ini bisa berdampak pada berat badan seorang anak.
Jika gejala-gejala tersebut berlangsung lebih dari pada dua minggu dan mulai mengganggu aktivitas anak, orang tua dianjurkan untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional seperti psikolog ataupun dokter anak.
Penanganan yang tepat sejak dini dapat menjadi sangat membantu anak pulih dan kembali menjalani aktivitas dengan lebih baik.
