Api Sudah Merambat ke Jalur Pendaki pada Kebakaran di Gunung Ijen – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di area Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.
Hingga saat ini belum ada pengunjung atau pendaki yang dilaporkan terkena dampak akibat dari kebakaran tersebut.
Kawasan Kawah Ijen juga diketahui sedang tutup karena adanya kegiatan Ijen Rijik.
Ijen Rijik sendiri merupakan program pembersihan rutin bulanan yang dilakukan oleh BKSDA selaku pengelola kawasan.
Baca juga : Ini Penjelasan Pakar Tentang Magnesium yang Dikatakan Bisa Bantu Perbaiki Kualitas Tidur
Ateki Arisandi, penjaga situs Ijen Geopark kawasan kawah Ijen, mengatakan kepada detikJatim “Awalnya kebakaran diduga terjadi di sekitaran bibir kawah,”
Menurut Ateki, titik awal api semula berjarak sekitar satu kilometer dari jalur pendakian.
Namun, seiring waktu, kobaran api semakin mendekati jalur pendakian di kawasan Pondok Bunder, mengutip Detikjatim.
Ia juga mengatakan “Terus makin mendekat hingga berjarak hanya sekitar 20 meteran dari jalur pendakian,”
Sebelumnya, karhutla di kawasan Gunung Ijen sendiri diketahui terjadi sejak Kamis (3/9).
Kejadian tepatnya di area Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup.
Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember Purwantono juga memberikan konfirmasi titik api terdeteksi menyala sejak dini hari pukul 00.00 WIB.
Kobaran api tersebut tampak jelas dari kejauhan dikarenakan kontras dengan kegelapan malam.
Purwanto juga menjelaskan bahwa kondisi musim kemarau menjadi faktor utama yang memicu kerawanan kebakaran di kawasan konservasi tersebut.
Vegetasi dan juga dedaunan kering yang menumpuk sangatlah mudah terseulut api, terlebih lagi didukung oleh hempasan angin yang kencang di kawasan dataran tinggi.
Meski titik kebakarannya berada di kawasan Cagar Alam, Purwantono memastikan bahwa lokasi kobaran api saat ini belum menjangkau kawasan destinasi wisata Ijen.
Kendati demikian, masyarakat, pengunjung, dan juga wisatawan tetap diberikan imbauan untuk terus meningkatkan kewaspadaan.
Untuk mengantisipais perluasan kebakaran, BKSDA memberikan imbauan keras kepada seluruh pihak agar tidak melakukn aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api.
