Dua Kapal Wisata Jenis Panisi Tabrakan saat Berlayar ke Pulau Komodo – Kejadian ini terjadi sekitar pukul 14.28 WITA, pada Rabu (16/9)
kapal wisata yang terlibat dalam tabrakan tersebut diketahui bernama Aimar dan Budi Utama.
Kedua kapal tersebut sedang dalam perjalanan ke Long Beach, Pulau Komodo.
Tabrakan tersebut dikatakan akibat dari arus kencang di selat Pulau Padar.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto membenarkan adanya insiden tersebut.
Baca juga : Indonesia Diminta untuk Segera Punya UU Khusus Karena AI Semakin Canggih
Menurutnya, kedua kapal tersebut hanya bersenggolan dan insiden tersebut juga tak menimbulkan adanya korban.
Kondisi kapal juga diketahui aman dan hanya mengalami kerusakan ringan.
“Minor kerusakan cuma ujung kayu haluan kapal saja,” jelas Stephanus.
Ia juga membeberkan senggolan antar dua kapal tersebut terjadi di selat Pulau Padar sekitar 08.30.
Melansir detik.com, insiden tersebut bermula ketika kapal Aimar berlayar menuju Long Beach, Pulau Komodo.
Saat hendak memasuki selat Padar kecil, terjadi arus yang kencang.
Pada saat itu juga nakhoda kapal Aimar melihat kapal Budi Utama yang terbawa arus menuju ke arah kapal yang dikemudikannya.
“Melihat hal tersebut, nakhoda menetralkan kecepatan kapal dikarenakan arus kencang, nakhoda coba mundurkan hendel kapal,” jelas Stephanus.
Upaya nakhoda kapal Aimar tak membuahkan hasil karena tabrakan antara kedua kapal tersebut tidak terhindarkan dikarenakan arus kencang.
“Dipengaruhi arus yang begitu kencang sehingga terjadi tabrakan tersebut,” ujar Stephanus.
Diketahui bahwa jumlah penumpang dalam kapal sebanyak 17 penumpang dan 9 ABK pada kapal Aimar dan semuanya dalam kondisi baik.
Ia juga mengatakan bahwa kedua kapal telah mengantongi surat persetujuan berlayar (SPB) dari KSOP Labuan Bajo.
