31 Januari 2026

Tak heran, jutaan anak yang ada di seluruh dunia, termasuk juga Indonesia, hobi dalam menghabiskan waktu berjam-jam dalam sehari untuk menjelajahi dunia virtualnya.
Baca juga : Ibu Kevin di Home Alone, Catherine O’Hara Meninggal Dunia
Namun, di balik semua keseruan itu, Roblox sendiri ternyata diketahui menyimpan potensi bahaya yang tidak selalu terlihat di permukaannya. Sejumlah pakar dan juga pemerhati keamanan digital anak sudah memberikan peringatan bahwa game ini menyimpan banyak sekali risiko yang serius bagi anak-anak. Pemerintah bahkan sudah melakukan pertimbangan terhadap langkah pemblokiran jika game ini terbukti membahayakan perkembangan anak. Ini dia jenis ancaman yang perlu kamu ketahui sebelum membiarkan anak terlalu larut dalam dunia Roblox.Dari sisi psikologi, Roblox sendiri sangat berpotensi menimbulkan perilaku menyimpang, termasuk kriminalitas pada anak.
Salah satu contohnya, anak-anak bisa mencuri demi membeli item berbayar yang ada di dalam game.
Seorang Psikolog Anak lulusan Universitas Indonesia, Mira Amir kepada Kumparan "Kalau di Roblox ada peluang untuk itu (membeli item berbayar) ya bisa ada kemungkinan anak terjerumus ke perilaku mencuri karena ada kebutuhan,”
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti secara tegas melarang anak-anak bermain Roblox.
Ia secara gamblang menyatakan bahwa game tersebut mengandung kekerasan serta konten yang tidak sesuai bagi usia dini.
kata Mu’ti "Kalau main HP tidak boleh menonton kekerasan, yang di situ ada berantemnya, di situ ada kata-kata yang jelek-jelek, jangan nonton yang tidak berguna ya. Nah yang main blok-blok (Roblox) tadi itu jangan main yang itu ya, karena itu tidak baik ya,". Menurutnya, banyak anak yang belum bisa membedakan antara realita dan dunia virtual. “Itu kan banyak kekerasan ya di game itu. Kadang-kadang anak-anak ini tidak memahami bahwa yang mereka lihat itu sebenarnya sesuatu yang tidak nyata," tambahnya.Popular_News