26 September 2025

Source : AFP/VALENTINO DARIELL DE SOUSA
Seorang mahasiswa yang tidak ingin identitasnya disebutkan mengatakan kepada BBC bahwa dia terkena gas air mata saat sedang berada di depan kampus Universitasnya.
Mahasiswa tersebut mengaku marah kepada anggota Parlemen dan menambahkan "Karena [ingin] membeli mobil mewah untuk bekerja sementara rakyat mereka masih menderita."
Diketahui juga para anggota Parlemen Timor-Leste memiliki gaji pokok tahunan sebesar USD36.000 pada tahun 2023, menurut Persatuan Antar-Parlemen dan ternyata jumlah tersebut lebih dari 10 kali lipat dari pendapatan rata-rata di negara tersebut, yang tercatat di laporan pemerintah pada tahun 2021 diperkirakan sekitar USD3.000.
Baca juga : Jenazah Seorang Turis Australia Dikembalikan ke Tempat Asalnya dari Bali dalam Kondisi Tanpa Jantung
Seorang pengunjuk rasa, Trinitio Gaio juga mengatakan kepada AFP bahwa, "Ada rumor bahwa mobil-mobil itu sudah dalam perjalanan,". Ia juga menambahkan "Itu sebabnya semua mahasiswa dan saya sendiri ada di sini hari ini, untuk memastikan uang pajak saya tidak mengarah ke arah yang salah."
Kontroversi bermula dengan adanya alokasi US$ 4,2 juta (Rp 70 miliar) yang disetujui sejak tahun lalu untuk membeli mobil SUV Toyota Prado untuk sebanyak 65 orang anggota parlemen. Dokumen resmi parlemen sendiri menyatakan bahwa tender tersebut akan selesai pada bulan September.
Tentu saja rencana tersebut memicu amarah dan amukan luad si negara yang lebih dari 40% penduduknya hidup dalam kemiskinan. Kerusuhan ini juga terjadi saat Perdana Menteri Xanana Gusmao sedang melakukan perjalanan ke London untuk pertemuan tentang perbatasan darat dan maritim dan ia dijadwalkan kembali pada 22 September.Popular_News