2 November 2019

Pacar pasien ini mengatakan bahwa tubuhnya kebanyakan sel darah putih dan harus dikeluarkan, caranya dengan berhubungan sekesual. Padahal sel darah putih yang dimaksud adalah sperma. Melihat kepolosan pasien perempuan ini, pengguna twitter dengan username @catgoldwynmyr menekankan pentingnya peran seks education.
https://twitter.com/CatGoldwynMyr/status/1189941436071858178
Tidak bisa dipungkiri, pembicaraan mengenai hal hal berbau seks sekarang ini masih dipandang tabu. Bukan hanya di Indonesia, banyak juga orang tua maupun guru di berbagai negara merasa canggung ketika harus membicarakan tentang seksualitas kepada anak. Padahal pemahaman yang benar tentang seksualitas dapat memberikan banyak manfaat.
Beberapa ahli mengatakan sex education sangat dibutuhkan untuk zaman sekarang ini, dimana informasi sudah bisa diakses melalui internet. Pemahaman yang salah tentang seksualitas juga berdampak buruk.
Untuk sekarang ini, pelajaran tentang seksualitas tidak hanya cukup sekedar pembicaraan tentang alat kelamin, sistem reproduksi, dan hubungan seksual. Menurut direktur eksekutif PS The Children, Maria Abdulkadir, Sex education pada anak anak tidak cukup sekedar informasi umum. Mereka juga perlu mendapatkan pembekalan informasi tentang melindungi diri.Berita Populer